Life StyleTechTechnologyTEKNO

Apa Itu Telemedicine dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

apa itu telemedicine

Layanan telemedis atau telemedicine di Indonesia tengah naik daun selama beberapa bulan kebelakang. Tepatnya ketika virus corona pertama kali masuk Indonesia yang jumlahnya juga terus berkembang hingga saat ini.

Pemerintah pusat maupun daerah menyarankan penggunaan layanan telemedis untuk berkonsultasi demi menghindari datang ke rumah sakit.

Dengan adanya layanan ini, semua masyarakat yang sakit namun tidak terlalu parah tidak akan tertular virus corona ketika melakukan pemeriksaan atau check up ke rumah sakit.

Namun apa sih telemedicine itu? Dan rexogin stanozolol bagaimana cara masyarakat umum menggunakannya? Lalu apakah layanan ini berbayar seperti berkonsultasi ke dokter rumah sakit secara langsung? Mari kita cari jawaban dari semua pertanyaan Anda bersama – sama.

Apa Itu Telemedicine?

Berdasarkan penjelasan Wikipedia, telemedis adalah sebuah pemakaian teknologi telekomunikasi untuk memberikan informasi atau pelayanan medis dari jarak jauh alias secara daring. Medianya bisa berupa pesan singkat atau chat maupun video conference.

Sebenarnya layanan ini pertama kali uji coba di Indonesia pada tahun 2012. Namun sejak masuknya Covid – 19 Indonesia, tepatnya sejak bulan Maret hingga April, terdapat lonjakan pesat pada pengguna telemedicine.

Pada dasarnya, Anda hanya melakukan komunikasi daring bersama dokter dan membahas masalah penyakit yang Anda alami. Sehingga bila masalahnya tidak terlalu parah, Anda tidak perlu datang ke rumah sakit yang mana hanya memperbesar resiko tertular virus corona.

Baca juga : aplikasi kesehatan terbaik.

Bagaimana Cara Menggunakan Layanan Telemedicine?

Ada banyan daftar telemedicine Indonesia yang sudah beroperasi untuk umum saat ini. Seperti Halodoc, Klikdokter, Good Docter, dan masih banyak lagi. Bahkan website dan aplikasi telemedicine Kemenkes resmi pun sudah hadir dengan nama SehatQ.

Ratusan ribu dokter baik umum maupun spesialis juga tersedia dan siap menjawab segala permasalahan kesehatan Anda. Bahkan Halodoc sudah bekerja sama dengan lebih dari 200 ribu dokter yang sudah memiliki Surat Izin Praktek yang sah.

Lalu bagaimana caranya bila Anda ingin menggunakan layanan telemedis?

Untuk Haldoc, Anda bisa mendaftar akun terlebih dahulu. Kemudian langsung saja masuk ke halaman Tanya Dokter dan cari spesialis dari bidang apa yang berkaitan dengan masalah kesehatan Anda.

Selanjutnya tinggal tekan pilihan “Chat” dan tuliskan permasalahan kesehatan yang Anda rasakan. Jawaban dari dokter spesialis tersebut pun akan Anda dapatkan melalui halaman yang sama.

Sedangkan untuk website SehatQ, Anda bisa langsung membuat akun dan masuk ke halaman Telemed atau Chat Dokter. Dalam halaman tersebut, silahkan pilih jenis spesialis atau dokter mana yang ingin Anda ajak berkonsultasi.

SehatQ bahkan menyediakan layanan video chat, sehingga Anda bisa bertatap muka daring bersama dokter yang Anda . Sehingga pertanyaan dan keluhan yang tersampaikan pun lebih jelas serta jawabannya bisa langsung Anda dapatkan harus menunggu lama.

Jika sekiranya keluhan yang Anda rasakan perlu tindak lanjut dengan mengambil langkah operasi atau pembedahan, barulah Anda boleh ke rumah sakit untuk melakukan tindakan medis bersama dokter yang sudah Anda pilih pada layanan telemedicine tadi.

Apakah Layanan Telemedicine Bayar?

Pada dasarnya, layanan telemedis harus tercipta senyaman mungkin agar masyarakat lebih memilih layanan ini daripada datang ke rumah sakit langsung. Caranya adalah dengan membuat layanan gratis atau membuat forum terbuka yang bisa Anda gunakan tanpa berbayar.

Namun jika ingin berkonsultasi secara pribadi dengan spesialis, maka Anda perlu membayar sesuai keterangan biaya yang tercantum pada website – website tersebut.

Baca juga : teknologi pendeteksi virus corona.

Demikianlah sedikit informasi mengenai telemedis atau telemedicine di Indonesia. Sebagai salah satu teknologi terbaru yang hadir pada masa pandemi, layanan ini benar – benar mempermudah masyarakat yang harus melakukan check up namun takut ke rumah sakit.

Tags
Related Articles Ads

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
You cannot copy content of this page
error: Thanks...
Close
Close